Simak paparan berikut
Hak adalah segala sesuatu yang harus diterima secara syah.
- Hak sebagai warga masyarakat :
- Mendapatkan pekerjaan dan penghidupanyang layak
- Menikmati lingkungan bersih
- Hidup damai dan tenang
- Bebas memilih, memeluk, dan menjalankan agama
- Berpendapat dan berorganisasi
- Mengembangkan kebudayan daerah
Kewajiban merupakan suatu hal yang harus dilakukan untuk mendapatkan hak
- Kewajiban sebagi warga masyarakat
- Menjaga ketenangan dan ketertiban
- Mengikuti kegiatan yang diadakan di lingkungan
- Menghormati tetangga
- Membantu tetangga
- Menjaga kebersihan lingkungan
Tanggung jawab adalah sesuatu yang harus dilaksanakan
Setiap warga masyarakat mempunyai tanggung jawab ikut serta dalam mengambil keputusan bersama, yaitu keputusan yang mewakili kepentingan seluruh anggota rapat.
Nilai yang mendasar
- Nilai Kebersamaan
- Nilai kebebasan mengemukakan pendapat
- Nilai menghargai pendapat oang lain
- Nilai jiwa besar dan lapang dada
Ciri-ciri musyawarah untuk mufakat antara lain :
- Sesuai dengan kepentingan bersama.
- Usul atau pendapat mudah dipahami dan tidak memberatkan.
- Pertimbangan moral bersumber dari hati nurani yang jujur.
- Harus dapat diterima dengan akal sehat dan sesuai dengan
hati nurani.
Setiap warga masyarakat mempunyai tanggung jawab ikut serta dalam mengambil keputusan bersama, yaitu keputusan yang mewakili kepentingan seluruh anggota rapat.
Nilai yang mendasar
- Nilai Kebersamaan
- Nilai kebebasan mengemukakan pendapat
- Nilai menghargai pendapat oang lain
- Nilai jiwa besar dan lapang dada
Ciri-ciri musyawarah untuk mufakat antara lain :
- Sesuai dengan kepentingan bersama.
- Usul atau pendapat mudah dipahami dan tidak memberatkan.
- Pertimbangan moral bersumber dari hati nurani yang jujur.
- Harus dapat diterima dengan akal sehat dan sesuai dengan
hati nurani.
Prinsip-prinsip dan aturan musyawarah :
- dilandasi dengan akal sehat dan hati nurani yang luhur.
- dilandasi semangat kegotongroyongan dan kekeluargaan.
- mengutamakan kepentingan umum.
- menghargai pendapat orang lain.
- keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa.
- melaksanakan keputusan bersama dengan dilandasi itikad baik dan penuh rasa tanggung jawab
- dilandasi dengan akal sehat dan hati nurani yang luhur.
- dilandasi semangat kegotongroyongan dan kekeluargaan.
- mengutamakan kepentingan umum.
- menghargai pendapat orang lain.
- keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa.
- melaksanakan keputusan bersama dengan dilandasi itikad baik dan penuh rasa tanggung jawab
Tata cara dan persyaratan musyawarah
- peserta musyawarah harus hadir sebelum musyawarah dimulai.
- musyawarah dimulai jika peserta musyawarah telah mencapai kuorum.
- Kuorum adalah penetapan jumlah minimum anggota yang harus hadir
pada saat musyawarah.
- ada susunan kepanitiaan yang minimal terdiri dari: ketua, notulis, dan
peserta musyawarah.
- setiap peserta musyawarah berhak menyampaikan pendapat.
- setiap peserta musyawarah harus menghargai pendapat orang lain.
- pendapat yang disampaikan harus dapat diterima akal sehat, tidak untuk
kepentingan pribadi atau golongan, tidak menimbulkan perpecahan, sesuai
dengan norma, dan tidak menyinggung perasaan orang lain.
Cara-cara mengeluarkan pendapat antara lain sebagai berikut.
- Mengacungkan tangan sebagai tanda izin bicara.
- Berbicara setelah dipersilakan.
- Kalau ada yang berbicara menunggu sampai pembicaraan selesai.
- Bersikap sopan.
- Suara cukup jelas.
Sikap dalam musyawarah antara lain sebagai berikut.
- Menghargai/menghormati pendapat orang lain.
- Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.
- Tidak boleh mencela pendapat orang lain.
- Tidak boleh memotong pembicaraan orang lain.
B.INDONESIA
Kata tanya adalah : Sebuah kalimat mengandung pertanyaan, dan pada akhir kalimat diakhiri tanda tanya (?)
Ciri kata tanya adalah sebagai berikut:
• Diikuti tanda tanya (?) pada akhir kalimat.
• Terdapat kata tanya di awal kalimat, atau di akhir kalimat ditambah dengan akhiran -kah.
Jenis-Jenis Kata Tanya beserta Fungsi
• Apa berfungsi menanyakan sesuatu baik berupa keadaan atau perbuatan yang berkaitan dengan isi tau inti bahasan, dan jawaban untuk kata tanya ini adalah suatu pengertian, keterangan ataupun penjelasan dari apa yang ditanyakan.
• Siapa berfungsi untuk menanyakan pelaku terkait suatu peristiwa atau kejadian, dan jawaban dari kata tanya ini adalah orang atau pelaku suatu tindakan tersebut.
• Kapan berfungsi menanyakan interval peristiwa/ waktu kejadian dan jawabannya berupa jam, hari, tanggal, bulan, tahun ataupun lamanya sebuah kejadian.
• (Di, Ke, Dari) mana berfungsi menanyakan tempat suatu peristiwa berlangsung, lokasi yang akan dituju, serta tempat yang sedang digunakan/ disambangi, jawaban atas kata tanya ini adalah hal-hal yang ditanyakan oleh kata tanya tersebut.
• Mengapa berfungsi sebagai penanya alasan/ sebab peristiwa terjadi. Jawaban atas kata tanya ini yaitu penyebab kenapa peristiwa tersebut terjadi. Biasanya jawabannya diawali dengan konjungsi karena atau sebab.
• Bagaimana berfungsi sebagai kata menanyakan cara atau proses suatu peristiwa berlangsung, dan untuk menanyakan keadaan atau kejelasan satu hal, serta cara atau proses suatu peristiwa berlangsung adalah jawaban atas kata tanya ini.
• Tari Topeng Betawi (Dari Jakarta), Properti utamanya berupa topeng.
• Tari Piriang (Dari Sumatera Barat), Properti utamanya berupa piring.
• Tari Pakarena (Dari Sulawesi Selatan), Properti utamanya berupa Kipas.
• Tari Bosara (dari Sulawesi Selatan), Properti utamanya berupa Bosara.
• Tari Rangguk Ayak (Dari Jambi), Properti utamanya berupa Rebana.
- peserta musyawarah harus hadir sebelum musyawarah dimulai.
- musyawarah dimulai jika peserta musyawarah telah mencapai kuorum.
- Kuorum adalah penetapan jumlah minimum anggota yang harus hadir
pada saat musyawarah.
- ada susunan kepanitiaan yang minimal terdiri dari: ketua, notulis, dan
peserta musyawarah.
- setiap peserta musyawarah berhak menyampaikan pendapat.
- setiap peserta musyawarah harus menghargai pendapat orang lain.
- pendapat yang disampaikan harus dapat diterima akal sehat, tidak untuk
kepentingan pribadi atau golongan, tidak menimbulkan perpecahan, sesuai
dengan norma, dan tidak menyinggung perasaan orang lain.
Cara-cara mengeluarkan pendapat antara lain sebagai berikut.
- Mengacungkan tangan sebagai tanda izin bicara.
- Berbicara setelah dipersilakan.
- Kalau ada yang berbicara menunggu sampai pembicaraan selesai.
- Bersikap sopan.
- Suara cukup jelas.
Sikap dalam musyawarah antara lain sebagai berikut.
- Menghargai/menghormati pendapat orang lain.
- Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.
- Tidak boleh mencela pendapat orang lain.
- Tidak boleh memotong pembicaraan orang lain.
B.INDONESIA
Kata tanya adalah : Sebuah kalimat mengandung pertanyaan, dan pada akhir kalimat diakhiri tanda tanya (?)
Ciri kata tanya adalah sebagai berikut:
• Diikuti tanda tanya (?) pada akhir kalimat.
• Terdapat kata tanya di awal kalimat, atau di akhir kalimat ditambah dengan akhiran -kah.
Jenis-Jenis Kata Tanya beserta Fungsi
• Apa berfungsi menanyakan sesuatu baik berupa keadaan atau perbuatan yang berkaitan dengan isi tau inti bahasan, dan jawaban untuk kata tanya ini adalah suatu pengertian, keterangan ataupun penjelasan dari apa yang ditanyakan.
• Siapa berfungsi untuk menanyakan pelaku terkait suatu peristiwa atau kejadian, dan jawaban dari kata tanya ini adalah orang atau pelaku suatu tindakan tersebut.
• Kapan berfungsi menanyakan interval peristiwa/ waktu kejadian dan jawabannya berupa jam, hari, tanggal, bulan, tahun ataupun lamanya sebuah kejadian.
• (Di, Ke, Dari) mana berfungsi menanyakan tempat suatu peristiwa berlangsung, lokasi yang akan dituju, serta tempat yang sedang digunakan/ disambangi, jawaban atas kata tanya ini adalah hal-hal yang ditanyakan oleh kata tanya tersebut.
• Mengapa berfungsi sebagai penanya alasan/ sebab peristiwa terjadi. Jawaban atas kata tanya ini yaitu penyebab kenapa peristiwa tersebut terjadi. Biasanya jawabannya diawali dengan konjungsi karena atau sebab.
• Bagaimana berfungsi sebagai kata menanyakan cara atau proses suatu peristiwa berlangsung, dan untuk menanyakan keadaan atau kejelasan satu hal, serta cara atau proses suatu peristiwa berlangsung adalah jawaban atas kata tanya ini.
IPA
Faktor terjadinya gangguan pernapasan :
1. Fisik
Kelainan pada organ pernapasan
2. Penyakit
Penyakit yang menyebabkan ganguan pernapasan , seperti : influenza, asma, emfisema, kanker paru-paru
3. Lingkungan
Lingkungan kotor seperti asa[ [abrik, asap rokok dan asap kendaraan, menyebabkan menipisnya Ketersediaan Oksigen.
Pnyakit pada Sistem Pernapasan
1. Emfisema
Paru-paru mengalami pembengkakan, karena pembuluh darah di paru-paru kemasukan udara.
2. Asma
Penyumbatan saluran pernapasan karena alergi debu,bulu atau cuaca.
Gejala awal :
a. Batuk pada malam/pagi
b. Sesask napas
c. Napas berbunyi
d. Berat di dada
e. Dahak sulit keluar
Gejala berat :
a. Serangan batuk hebat
b. Sesak napas berat
c. Napas tersengal-sengal
d. Sianosis/kulit kebiruan dimulai dari mulut
e. Kesadaran menurun
3. Kanker paru-paru
Sel-sel kanker pada paru-paru terus tumbuh tidak terkendali, terpicu karena kebiasaan merokok.
4. Tubercolosis (TBC)
Disebabkan oleh bakteri Mycobacteriun Tubercolosis, menimbulkan bintil-bintil pada dinding alveolus yang menyebabkan sel-sel paru-paru mati. Akibatnya paru-paru menguncup sehingga napas terengah-engah.
5. Bronkitis
Gangguan pada cabang batang tenggorokan akibat infeksi. Penderita mengalami demam dan Menghasilkan lender yang menyumbat batang tenggorokan.
6. Influenxa (flu)
Disebabkan oleh virus influenza, gejala bersin-bersin, demam dan pilek.
Faktor terjadinya gangguan pernapasan :
1. Fisik
Kelainan pada organ pernapasan
2. Penyakit
Penyakit yang menyebabkan ganguan pernapasan , seperti : influenza, asma, emfisema, kanker paru-paru
3. Lingkungan
Lingkungan kotor seperti asa[ [abrik, asap rokok dan asap kendaraan, menyebabkan menipisnya Ketersediaan Oksigen.
Pnyakit pada Sistem Pernapasan
1. Emfisema
Paru-paru mengalami pembengkakan, karena pembuluh darah di paru-paru kemasukan udara.
2. Asma
Penyumbatan saluran pernapasan karena alergi debu,bulu atau cuaca.
Gejala awal :
a. Batuk pada malam/pagi
b. Sesask napas
c. Napas berbunyi
d. Berat di dada
e. Dahak sulit keluar
Gejala berat :
a. Serangan batuk hebat
b. Sesak napas berat
c. Napas tersengal-sengal
d. Sianosis/kulit kebiruan dimulai dari mulut
e. Kesadaran menurun
3. Kanker paru-paru
Sel-sel kanker pada paru-paru terus tumbuh tidak terkendali, terpicu karena kebiasaan merokok.
4. Tubercolosis (TBC)
Disebabkan oleh bakteri Mycobacteriun Tubercolosis, menimbulkan bintil-bintil pada dinding alveolus yang menyebabkan sel-sel paru-paru mati. Akibatnya paru-paru menguncup sehingga napas terengah-engah.
5. Bronkitis
Gangguan pada cabang batang tenggorokan akibat infeksi. Penderita mengalami demam dan Menghasilkan lender yang menyumbat batang tenggorokan.
6. Influenxa (flu)
Disebabkan oleh virus influenza, gejala bersin-bersin, demam dan pilek.
IPS
1. Jenis Usaha Ekonomi yang Dielola Sendiri
a. Usaha Pertanian
b. Usaha Perdagangan
c. Usaha Jasa
d. Industri Kecil
2. Usaha Ekonomi yang Dikelola Kelompok
1. Jenis Usaha Ekonomi yang Dielola Sendiri
a. Usaha Pertanian
b. Usaha Perdagangan
c. Usaha Jasa
d. Industri Kecil
2. Usaha Ekonomi yang Dikelola Kelompok
a. Firma
Usaha ekonomi bersama didirikan oleh sekurangnya dua sekutu, biasanya bergerak di bidang konsultasi dan keuangan.
b. Persekutuan Komanditer (CV)
Didirikan oleh sekurangnya dua orang yang menyetorkan modal. Ada dua jenis sekutu yaitu Sekutu Aktif dan Sekutu Pasif. Sekutu Aktif berperan sebagai investor dan pengelola CV.Sekutu pasiv berperan sebagai investor tanpa terlibat dalam pengelolaan CV.
c. Persekutuan Terbatas
Usaha bersama yang modalnya berupa kumpulan saham. Saham adalah bukti kepemilikkan suatu perusahaan.
d. Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
Perusahaan Negara yang seluruh atau sebagian modalnya dimiliki Negara. BUMN bergerak di bidang strategis atau vital seperti PLN, Telkom, Pertamina.
Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)
Perusahaan yang modalnya dimiliki pemerintah daerah. Tujuan :
1) Melaksanakan pembangunan ekonomi daerah dan pembangunan ekonomi nasional.
2) Memenuhi kebutuhan rakyat dan menyediakan lapangan kerja.
e. Koperasi
Usaha bersama yang menyediakan berbagai barang konsumsi untuk memenuhi kebutuhan sehari- hari.
2) Koperasi Simpan Pinjam
usaha bersama yang menyediakan layanan simpan dan pinjam.
3) Koperasi Produksi
usaha bersama yang menyediakan bahan baku produksi dan menyalurkan hasil produksi anggotanya. Koperasi ini beranggotakan para produsen atau pengusaha, misalnya pengusaha batik, tahu dan tempe, serta sapi perah.
4) Koperasi Jasa
Usaha bersama yang menyediakan layanan atau jasa tertentu bagi anggotanya. Contohnya, koperasi angkutan.
5) Koperasi serbausaha
Usaha bersama mengelola berbagai jenis usaha, misalnya penyediaan barang konsumsi, simpan pinjam, penyediaan bahan baku, dan penyaluran hasil produksi.
Contohnya, Koperasi Unit Desa (KUD).
3. Kegiatan Ekonomi
a. Produksi
Kegiatan menghasilkan barang dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup.
b. Distribusi
Kegiatan menyalurkan hasil produksi dari produsen ke konsumen.
c. Konsumsi
Kegiatan menggunakan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Usaha ekonomi bersama didirikan oleh sekurangnya dua sekutu, biasanya bergerak di bidang konsultasi dan keuangan.
b. Persekutuan Komanditer (CV)
Didirikan oleh sekurangnya dua orang yang menyetorkan modal. Ada dua jenis sekutu yaitu Sekutu Aktif dan Sekutu Pasif. Sekutu Aktif berperan sebagai investor dan pengelola CV.Sekutu pasiv berperan sebagai investor tanpa terlibat dalam pengelolaan CV.
c. Persekutuan Terbatas
Usaha bersama yang modalnya berupa kumpulan saham. Saham adalah bukti kepemilikkan suatu perusahaan.
d. Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
Perusahaan Negara yang seluruh atau sebagian modalnya dimiliki Negara. BUMN bergerak di bidang strategis atau vital seperti PLN, Telkom, Pertamina.
Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)
Perusahaan yang modalnya dimiliki pemerintah daerah. Tujuan :
1) Melaksanakan pembangunan ekonomi daerah dan pembangunan ekonomi nasional.
2) Memenuhi kebutuhan rakyat dan menyediakan lapangan kerja.
e. Koperasi
Koperasi bertujuan menyejahterakan angotanya. Menurut Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperas dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Koperasi sesuai dengan UUD 1945 pasal 33 ayat (1), Koperasi yaitu bentuk perekonomian disusun atas usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan. Koperasi sesuai dengan UUD 1945 pasal 33 ayat (1), yaitu bentuk perekonomian disusun atas usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan. Koperasi pertama kali dikembangkan oleh Drs. Mohammad Hatta. Atas perannya tersebut beliau dijuluki Bapak Koperasi Indonesia. Bentuk-bentuk koperasi :
1) Koperasi KonsumsiUsaha bersama yang menyediakan berbagai barang konsumsi untuk memenuhi kebutuhan sehari- hari.
2) Koperasi Simpan Pinjam
usaha bersama yang menyediakan layanan simpan dan pinjam.
3) Koperasi Produksi
usaha bersama yang menyediakan bahan baku produksi dan menyalurkan hasil produksi anggotanya. Koperasi ini beranggotakan para produsen atau pengusaha, misalnya pengusaha batik, tahu dan tempe, serta sapi perah.
4) Koperasi Jasa
Usaha bersama yang menyediakan layanan atau jasa tertentu bagi anggotanya. Contohnya, koperasi angkutan.
5) Koperasi serbausaha
Usaha bersama mengelola berbagai jenis usaha, misalnya penyediaan barang konsumsi, simpan pinjam, penyediaan bahan baku, dan penyaluran hasil produksi.
Contohnya, Koperasi Unit Desa (KUD).
3. Kegiatan Ekonomi
a. Produksi
Kegiatan menghasilkan barang dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup.
b. Distribusi
Kegiatan menyalurkan hasil produksi dari produsen ke konsumen.
c. Konsumsi
Kegiatan menggunakan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan hidup.
SBdP
Properti tari adalah alat atau benda yang digunakan sebagai pelengkap pementasan tari guna menambah makna dan nilai keindahan gerakan tari yang akan dipentaskan.
Dalam penggunaan properti tari sendiri, harus mempertimbangkan fungsi dan asas pakai properti, sebab proporsi penggunaan properti umumnya secara mendasar akan menentukan tingkat penguasaan keterampilan penari terhadap suatu jenis tarian tersebut.
Beberapa contoh tari nusantara beserta propertinya, antara lain : • Tari Topeng Betawi (Dari Jakarta), Properti utamanya berupa topeng.
• Tari Piriang (Dari Sumatera Barat), Properti utamanya berupa piring.
• Tari Pakarena (Dari Sulawesi Selatan), Properti utamanya berupa Kipas.
• Tari Bosara (dari Sulawesi Selatan), Properti utamanya berupa Bosara.
• Tari Rangguk Ayak (Dari Jambi), Properti utamanya berupa Rebana.







0 comments:
Post a Comment