Friday, August 14, 2020

PROJECT BASED LEARNING SAAT PANDEMI


Silahkan simak video berikut : Project Based Learning saat Pandemi 



                Siswa dalam melaksanakan Belajar di Rumah

    Corona Virus Disease atau COVID-19 dinyatakan sebagai pandemi pada 11 Maret    2020,suatu penyakit yang mewabah pada hampir seluruh negara di dunia. Penyebaran virus ini sangat cepat dan tercatat 185 negara di dunia terjangkit COVID-19 (CSSE, 2020). World Health Organization merekomendasikan salah satu langkah              penyebaran COVID-19 adalah dengan menerapkan pembatasan perjalanan,sering mencuci tangan, karantina, pembatasan jam malam, pengendalian bahaya di tempat kerja, dan penutupan fasilitas umum. tan Republik Indonesia tanggal 16 Mei 2020 melaporkan sudah ada 17.025 pasien tersebar di 27 provinsi di Indonesia. Kasus baru terbanyak tercata di Jawa Timur, yaitu 184 kasus (https://nasional.kompas.com). Kebijakan pemerintah daerah memberlakukan pembatasan social, meliburkan sekolah maupun perkuliahan. Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan virus corona yang sangat cepat mewabah.

        Pandemi ini menyebabkan gangguan yang parah pada berbagai bidang sosial mapun ekonomi. Bidang pendidikan pun mengalami gangguan yang cukup signifikan. Sekolah ditutup, baik secara nasional atau skala lokal di beberapa negara terjangkit COVID-19.

    Social distancing yang dilakukan oleh pemerintah daerah sangat berdampak pada kondisi pembelajaran di sekolah. Pembelajaran harus tetap terlaksana guna memenuhi kegiatan belajar nemgajar. Solusi yang ditawarkan saat ini dengan melakukan pembelajaran dalam jejaring (daring) atau online learning dari rumah masing-masing. Guru sebagai salah satu komponen pada pendidikan dasar harus mampu memfasilitasi siswa untuk melaksanakan pembelajaan, penyampaian materi bahkan sistem penilaian.

    Pembelajaran daring merupakan pembelajaran yang memanfaatkan teknologi, dimana siswa mencoba untuk mengatasi beberapa tugas dan pengambilan keputusan pada setiap waktu. Salah satu tujuan pembelajaran online adalah untuk memaksimalkan keputusan yang telah dibuat siswa secara online dengan diberi pengetahuan tentang jawaban yang benar dan informasi tambahan yang dapat diakses kapan saja (Hoi et al., 2018). Hal menguntungkan dari peserta didik yang berinteraksi dalam program online, salah satunya dapat meningkatkan kinerja peserta didik. Siswa dapat dengan mudah melakukan diskusi yang berfokus pada topik pembelajaran seperti kelas tradisional (Davies & Graff, 2005). Karakteristik yang paling menonjol dari pembelajaran online adalah memberikan kemudahan dan fleksibilitas bagi guru dan siswa terutama untuk menentukan jadwal belajar online dengan tidak mementingkan lokasi (Bower et al., 2015).

        Pada proses pembelajaran online, berbagai platform dapat digunakan secara efektif baik itu berupa aplikasi, website, jejaring social ataupun learning management system (LMS). Berbagai platform yang tersedia digunakan untuk membantu memfasilitasi pembelajaran seperti sebagai media penyampaian materi, asesmen, ataupun untuk sekedar mengumpulkan tugas. Aplikasi yang digunakan selama melaksanakan pembelajaran online adalah jejaring social Whatsapp, Google Classroom dan sebagai referensi diambil dari laman You tube, Google, TVRI.

    Pembelajaran online tentunya akan kurang bermakna tanpa sinergitas strategi dan model pembelajaran yang tepat. Salah satu penerapan yang dapat memadukan pembelajaran online adalah pembelajaran berbasis proyek ( Project Based Learning). Komponen utama pembelajaran berbasis proyek adalah mengajukan pertanyaan atau masalah yang disajikan untuk menyusun dan memulai aktivitas yang menekankan kepada sejumlah proyek sampai didapatkannya hasil akhir berupa produk sebagai rangkaian aktivitas komunikasi individu atau berbagai hasil tugas yang menjawab pertanyaan. Sehingga melaui pembelajaran berbasis proyek memberikan peluang kepada peserta didik untuk mempelajari konsep secara mendalam sekaligus juga dapat meningkatkan hasil belajar mereka. Sebagaimana yang dinyatakan Sucilestari dan Arizona (2018) pembelajaran berbasis proyek merupakan investigasi mendalam tentang sebuah topik dari dunia nyata. Proyek yang dirancang dengan baik meminta peserta didik untuk mengatasi masalah nyata dan isu-isu penting yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari khususnya dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, proyek-proyek yang dibangun peserta didik berdasarkan pengamatan terhadap permasalahan dunia nyata di sekitar mereka yang akan memberikan kebermaknaan bagi mereka. Berdasarkan hal ini perlu adanya pembelajaran yang efektif diterapkan terhadap peserta didik untuk meningkat kompetensi mereka. Terlebih lagi akibat dari dampak pandemik Covid-19 yang melanda sehingga pembelajaran tidak berjalan maksimal karena harus tetap di rumah dan menerapkan physical distancing. Sehingga pembelajaran online berbasis proyek kelas 5 Tema 9 Subtema 3 yaitu membuat larutan senyawa homogen Hand Sanitizer menjadi salah satu solusi terhadap masalah yang dihadapi untuk menjawab permasalahan ini.

0 comments:

Post a Comment