Silahkan simak video berikut : Project Based Learning saat Pandemi
![]() |
Siswa dalam melaksanakan Belajar di Rumah |
Pandemi ini menyebabkan gangguan yang parah pada berbagai bidang sosial mapun ekonomi. Bidang pendidikan pun mengalami gangguan yang cukup signifikan. Sekolah ditutup, baik secara nasional atau skala lokal di beberapa negara terjangkit COVID-19.
Social
distancing yang dilakukan oleh pemerintah daerah sangat
berdampak pada kondisi pembelajaran
di sekolah.
Pembelajaran harus tetap terlaksana guna memenuhi kegiatan belajar nemgajar. Solusi
yang ditawarkan saat ini dengan melakukan pembelajaran dalam jejaring (daring) atau online learning dari
rumah masing-masing. Guru sebagai salah satu komponen pada pendidikan dasar harus mampu memfasilitasi siswa untuk melaksanakan pembelajaan,
penyampaian materi bahkan sistem penilaian.
Pembelajaran
daring merupakan pembelajaran yang memanfaatkan teknologi, dimana siswa mencoba untuk mengatasi beberapa tugas dan pengambilan
keputusan pada setiap waktu.
Salah satu tujuan pembelajaran online adalah untuk memaksimalkan
keputusan yang telah
dibuat siswa secara online
dengan diberi pengetahuan tentang jawaban yang benar dan informasi tambahan yang dapat diakses kapan
saja (Hoi et al., 2018). Hal menguntungkan dari peserta didik yang berinteraksi dalam program online,
salah satunya dapat meningkatkan kinerja peserta didik. Siswa dapat dengan mudah
melakukan diskusi yang berfokus pada topik pembelajaran seperti kelas tradisional (Davies
& Graff, 2005). Karakteristik yang paling menonjol dari pembelajaran online adalah
memberikan kemudahan dan fleksibilitas bagi guru dan siswa terutama untuk menentukan jadwal belajar online
dengan tidak mementingkan lokasi
(Bower et al., 2015).
Pada
proses pembelajaran online, berbagai platform dapat digunakan
secara efektif baik itu
berupa aplikasi, website, jejaring social ataupun learning
management system (LMS). Berbagai
platform yang tersedia digunakan untuk membantu memfasilitasi
pembelajaran seperti
sebagai media penyampaian materi, asesmen, ataupun untuk sekedar mengumpulkan tugas. Aplikasi yang digunakan selama melaksanakan
pembelajaran online adalah jejaring social Whatsapp, Google Classroom
dan sebagai referensi diambil dari laman You tube, Google, TVRI.
Pembelajaran
online tentunya akan kurang bermakna tanpa sinergitas strategi dan model pembelajaran yang tepat. Salah satu penerapan
yang dapat memadukan pembelajaran online adalah pembelajaran berbasis proyek ( Project Based Learning).
Komponen utama pembelajaran berbasis proyek adalah mengajukan pertanyaan atau
masalah yang disajikan untuk menyusun dan memulai aktivitas yang menekankan
kepada sejumlah proyek sampai didapatkannya hasil akhir berupa produk sebagai
rangkaian aktivitas komunikasi individu atau berbagai hasil tugas yang menjawab
pertanyaan. Sehingga melaui pembelajaran berbasis proyek memberikan peluang
kepada peserta didik untuk mempelajari konsep secara mendalam sekaligus juga
dapat meningkatkan hasil belajar mereka. Sebagaimana yang dinyatakan
Sucilestari dan Arizona (2018) pembelajaran berbasis proyek merupakan
investigasi mendalam tentang sebuah topik dari dunia nyata. Proyek yang
dirancang dengan baik meminta peserta didik untuk mengatasi masalah nyata dan
isu-isu penting yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari khususnya dalam proses
pembelajaran. Dengan demikian, proyek-proyek yang dibangun peserta didik
berdasarkan pengamatan terhadap permasalahan dunia nyata di sekitar mereka yang
akan memberikan kebermaknaan bagi mereka. Berdasarkan hal ini perlu adanya
pembelajaran yang efektif diterapkan terhadap peserta didik untuk meningkat
kompetensi mereka. Terlebih lagi akibat dari dampak pandemik Covid-19 yang
melanda sehingga pembelajaran tidak berjalan maksimal karena harus tetap di
rumah dan menerapkan physical distancing. Sehingga pembelajaran online berbasis
proyek kelas 5 Tema 9 Subtema
3 yaitu membuat larutan senyawa homogen Hand Sanitizer menjadi
salah satu solusi terhadap masalah yang dihadapi untuk menjawab permasalahan
ini.








0 comments:
Post a Comment